cerpen

Januari 31, 2008

yang dinanti seorang istri dalam keadaan jengkel dan marah karena menunggu suami yang bertugas mengobati pak murad dikampung sawah tidak kunjung pulang.kemarahan istri semakin memuncak menjadi cemburu setelah istri teringat bahwa murni anak pa murad yang telah menjanda itu bekas suaminya ,karena memuncaknya panas hati kecemburuan si istri ia tidak melihat suaminya telah bersandar dalam keadaan lesu,pakaian lusuh dengan bekas-bekas darah pada muka dan tanganya,setelah mendapat keterangan bahwa suaminya terseret banjir dan terpaksa berbaring berhari-hari dirumah penolongannya.barulah hilang rasa cemburu istrinya dan ia merasa bersyukur karena suaminya sampai dirumah
konfliknya:diakibatkan karena suaminya yang tak kunjung pulang
watak:istri(pemarah dan pecemburu)
majas:
amanat:jangan mengedepankan api cemburu dalam menghadapi masalah

puisi dari judul lagu

Januari 31, 2008

Yang terpilih
ketika semuanya harus berakhir
yakinlah aku dihatimu
aku bukan untukmu
rasa yang tertinggal masih tersimpan
apa yang kau cari
simpan saja dihatimu
aku tidak bisa lagi mencintaimu
ku disini takan kembali
tak ada yang prerlu disesali
ku pilih dia untuk berakhir
aku bukan pilihan hatimu
seperti yang dulu

puisi baru

Januari 31, 2008

kala hati sepi
kala langkah goyah tak pasti
ku ingin seseorang hadir disisiku
menemani dan berbagi galaunya hati
agar luka yang pernah ada tak membuat
patah semangat di dada
orang terkuat bukanlah mereka yang
selalu menang dalam cinta
melainkan mereka yang tetap tegar
ketika mereka terjatuh
menangislah jika kau mau
tapi jangan pernah menangisi untuk masa lalu

syair

Januari 31, 2008

matamu penuh pesona
akalmu tak pernah sirna
mimikmu selalu segar
analisamu pasti
anganmu tinggi

suasana kedamaian
wujud yang kau impikan
engkau adalah panutan
mahasiswa,keluarga dan rekan
arahmu terus belajar menuju roma kehidupan

pantun

Januari 31, 2008

kalau merah katakan merah
jangan merah katakan biru
kalau marah katakan marah
jangan marah katakan rindu

puisi

Januari 31, 2008

kerinduan
kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
karena cinta telah sembunyikan pisaunya
membayangkan wjahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
engkau telah menjadi racun bagi darahku
apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api

Halo dunia!

Januari 29, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.